Minggu, 11 Januari 2009

KONTINGEN KIRAB DAN GERAK JALAN




Dalam rangka Ulang Tahun ke 65 Kabupaten Tangerang sekaligus sosialisasi Kota Tangerang Selatan, Inhar menjadi bagian dari Kontingen Kirab dan Gerak Jalan Kecamatan Setu.

Kirab beranting ini dimulai pada hari Sabtu 10 Desember 2009 dengan dilepas Bapak Bupati dan Wakil Bupati Tangerang di Kecamatan Pamulang pada pukul 09.00 WIB. Pelepasan ini lewat satu setengah jam dari yang dijadwalkan. Kontingen Pamulang berangkat menuju Ciputat --> diserahterimakan ke Kontingen Ciputat. Jadi pasukan kirab berganti dari kecamatan ke kecamatan. Setelah sampai Ciputat menuju Pondok Aren --> Serpong Utara --> Serpong --> Setu.

Menurut jadwal yang telah diatur, Kontingen dari Serpong akan sampai dan serah terima dengan Kontingen dari Setu adalah pukul 14.00 WIB. Namun karena start terlambat, Masyarakat Setu baru menerima kontingen dari Kecamatan Serpong sekitar pukul 19.00 WIB. Bendera kirab menginap di kantor Kecamatan Setu.

Keesokan harinya tepat pukul 08.00, Kontingen dari Kecamatan Setu meneruskan kirab menuju perbatasan Kota Tangerang Selatan dengan Kabupaten Tangerang, tepatnya di Jembatan Sungai Cisadane, Kranggan - Kecamatan Cisauk.

Kontingen dari Kecamatan Setu terdiri atas beberapa unsur.
  • Unsur siswa sekolah terdiri atas 5 (lima) orang anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) pembawa bendera dari MAN Serpong, siswa-siswa SMA Negeri 1 Cisauk pembawa spanduk, pasukan inti dari kecamatan, siswa-siswa SMP IT Insan Harapan, SMP Negeri 2 Cisauk (Puspiptek), SMK Muhammadiyah.
  • Dari unsur masyarakat antara lain adalah anggota PKK, Karang Taruna, grup qasidah.
  • Dari unsur Dinas Kesehatan membawa ambulans untuk mengawal apabaila ada yang memerlukan bantuan.
  • Dari unsur keamanan ada sekitar 30 orang peserta
  • Dari Dinas Pendidikan / PGRI mengutus 30 orang anggota pula.
  • dll.
Pasukan siswa Inhar dikoordinir oleh Dyastri Intan Pratiwi. Peserta yang ikut adalah Lutfi, Husen, Fafa, Rafi, Yani, Anna, Bunga, Nuri, Amalia, siswa-siswa yang sempat dihubungi saja berhubung di Inhar belum efektif belajar.

Selasa, 06 Januari 2009

Naskah Soal Inhar

Pada 27 Desember 2008 lalu Ibunda Mahadiena Almatien kelas VIII.2 mengusulkan untuk memberikan soal-soal yang pernah menjadi bahan Ulangan. Dengan membahas kembali soal Ulangan tersebut, diharapkan penguasaan siswa terhadap materi pelajaran akan menjadi lebih baik.

Alhamdulillah pada tanggal 7 Januari 2009, dewan guru sudah menyepakati bahwa soal-soal akan diberikan kepada siswa yang meminta. Prosedurnya sederhana, siswa diminta :
  1. mengajukan permintaan kepada Ibu Machyudiniar (Bu Dina) Wakasek Bidang Kurikulum
  2. menuliskan identitas nama dan kelas serta tanggal penerimaan naskah soal.
  3. menuliskan jenis naskah soal mata pelajaran tersebut.

Dengan administrasi ini akan dilihat efektivitas pemilikan soal. Diharapkan para siswa dapat belajar bertanggung jawab, tidak menyia-nyiakan kertas-kertas dengan menyimpan sembarangan.

Semoga para siswa dapat meningkatkan n-ach (need of echievement) atau kebutuhan berprestasinya untuk bekal amal di masa yang akan datang.

Senin, 05 Januari 2009

The Best Effort in 1st Semester 2008/2009

Class IX :

High Distinction Certificate for The Best Effort in (Penghargaan Usaha Terbaik pada mata pelajaran) :

  • English, Natural Science - Physics, and Social Science is awarded to AHMAD FADLI JUNDANA
  • Nantural Science - Biology is awarded to ARINDRA MUFTI
  • Physical Education is awarded to ATIKA AISYAH RAHMI
  • Aqidah - Akhlaq, Fiqih, and Arts is awarded to FITRIA INSANI
  • Mathematics is awarded to ISMI CHAIRIN NISA
  • Bahasa dan Sastra Indonesia anf Islamic History is awarded to MUSA AL-HAKIM
  • Arabic is awarded to RAHMA LATHIFAHANI
  • Al Quran - Hadits, Civics, and Communication and Information of Technology is awarded to RAMDHANI RAHMAN
CLASS VIII.1

Senin, 29 Desember 2008

The Highest Mark in 1st Semester 2008/2009

Sebagaimana dilaksanakan sejak pertama kali SMP IT Insan Harapan menyelenggarakan pendidikan, salah satu upaya pihak sekolah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa adalah dengan memberikan apresiasi pada masing-masing mata pelajaran. Pihak sekolah menyediakan sekitar 30-an penghargaan pada setiap mata pelajaran di setiap kelas, yakni :

- nilai tertinggi (highest mark) dan

- usaha terbaik (best effort).

Penghargaan yang berdasarkan ranking sudah tidak sesuai lagi bila digunakan sebagai upaya peningkatan motivasi siswa karena masing-masing siswa adalah unik (individual differences). Tidak mungkin satu orang unggul dalam segala hal. Allah menganugerahkan talenta yang berbeda-beda pada setiap orang. Keberagaman talenta ini diharapkan dapat menjadi jalan untuk berta’awun, tolong-menolong dalam kebaikan. Mereka mempunyai kelebihan dan kelemahan masing-masing sebagaimana teori tentang multiple intelligence.


CLASS IX

High Distinction Certificate for The Highest Mark in (Penghargaan Nilai Tertinggi pada mata pelajaran) :

  • Islamic History (Tarikh Islam) is awarded to (diberikan kepada) AHMAD FADLI JUNDANA
  • Bahasa dan Sastra Indonesia is awarded to AISYAH NI'MAH
  • Al Quran-Hadits, Aqidah-Akhlaq, Fiqih is awarded to ATIKA AISYAH RAHMI
  • Civics (PKN), Communication and Information Technology (TIK), Physical Education (Pendidikan Jasmani) is awarded to ARINDRA MUFTI
  • Arabic (Bahasa Arab) is awarded to DIAN PURWANINGSIH
  • Arts (Seni Budaya), English (Bahasa Inggris) is awarded to ISMI CHAIRIN NISA
  • Mathematics (Matematika), Natural Science (IPA), Social Science (IPS), is awarded to MUSA AL HAKIM


CLASS VIII.1

High Distinction Certificate for The Highest Mark in (Penghargaan Nilai Tertinggi pada mata pelajaran) :

  • Communication and Information Technology, Islamic History is awarded to ANBAR FIRDAUS
  • Arts is awarded to DARUL SANTRI PRATIWI
  • Aqidah-Akhlaq, English, and Social Science is awarded to HUDZAIFAH ABDULLAH
  • Bahasa dan Sastra Indonesia is awarded to ISTIQOMAH MAULIDINA
  • Civics, Fiqih, Mathematics, Natural Science, and Physical Education is awarded to MUHAMMAD ALFIKRI
  • Al Quran-Hadits and Arabic is awarded to SOFFA MAR'AH AZIZAH

CLASS VIII.2

High Distinction Certificate for The Highest Mark in :
  • Mathematics is awarded to ASIH MUSTIKASARI
  • English is awarded to DYASTRI INTAN PRATIWI PRAYOGA
  • Arts is awarded to ANI CAHYANI PERTIWI
  • Communication and Information Technology is awarded to Fairuz Jannah Mardiyah
  • Al Quran-Hadits, Aqidah-Akhlaq, Arabic, Bahasa dan Sastra Indonesia, Civics, Fiqih, Islamic History, Natural Science, Physical Education, and Social Science is awarded to NURUL BADRI.
CLASS VII.1






antara RAPOR dan EKSPRESI Siswa

Assalaamu’Alaikum wr.wb.

Bapak/Ibu yang dirahmati Allah,

Segala puji kita panjatkan kepada Allah SWT atas segala ni’matnya yang tak terhingga. Shalawat dan salam kita sampaikan kepada junjungan kita Nabi Muhammmad s.a.w. beserta pengikutnya hingga akhir zaman.

Sabtu tanggal 28 Dzulhijjah 1429 atau 27 Desember 2008 adalah hari penyerahan laporan hasil belajar siswa SMP IT Insan Harapan selama semester gasal Tahun Pelajaran 2008/2009.

Perolehan nilai para siswa yang bervariasi menimbulkan variasi suasana perasaan baik pada diri mereka sendiri maupun perasaan para orang tua masing-masing. Mungkin ada siswa yang merasa senang karena prestasinya meningkat, dan lebih termotivasi lagi untuk terus berprestasi. Ada yang senyum-senyum karena merasa beruntung, walau tidak belajar terlalu giat, namun bisa mendapatkan nilai yang bagus. Ada yang biasa-biasa saja seolah-olah tanpa cita-cita, apa yang akan diraih dengan bersekolah, ingin lulus tapi sulit untuk meningkatkan motivasi prestasi. Atau mungkin juga ada yang bersedih karena nilai-nilainya tidak sesuai dengan harapan.

Bapak/Ibu yang dirahmati Allah,

Walau suasana hati bervariasi, namun insya Allah kita masih memiliki visi yang sama dalam mendidik tunas-tunas bangsa yang dapat menjadi harapan umat dalam menegakkan dienul Islam dengan amal shalih, kesungguhan, dan akhlak yang mulia. Mari mengajak putra/putri kita untuk konsentrasi mencari ilmu dalam rangka menunaikan perintah Allah. Belajar bagi siswa Inhar diupayakan mengandung nilai ibadah, sehingga walau lelah namun tetap semangat karena mengharap hadiah dari Allah berupa keridloanNya.

Bapak/Ibu yang kami hormati,

Pada penyerahan Laporan Hasil Belajar Siswa (Rapor) hari sabtu lalu, putra/putri Bapak Ibu telah mempersembahkan berbagai ekspresi dan kreasi. Namun karena berbagai keterbatasan, koordinasi belum optimal, sehingga pemerataan peran belum tercapai. Ada yang tampil lebih dari satu kali, namun ada pula yang belum mendapat peran.

Acara Ekspresi Siswa, yang dipersembahkan dalam bentuk pentas sederhana, dilaksanakan bersamaan dengan penyerahan laporan hasil belajar (rapor) siswa. Direncanakan acara berlangsung dari pkl. 08.00 sampai dengan pkl. 12.00. Dengan demikian, sebagai bentuk penghargaan kepada siswa secara keseluruhan, maka rapor tidak diserahkan kepada orang tua ketika pentas belum selesai.

Ternyata acara baru dapat dimulai sekitar pukul 08.30. Diperkirakan (sesuai gladi resik, pentas berlangsung sekitar 1 jam 30 menit, jadi perkiraan pukul 10.00 pentas selesai). Walau acara mundur, komitmen kami untuk menyelesaikan rapor pada pukul 12.00 tetap kami pegang. Rapor tidak diserahkan kepada orang tua ketika pentas belum selesai.

Hal ini mengundang berbagai reaksi dari para orang tua. Dari reaksi positif hingga reaksi keras, antara lain :

- Banyak orang tua yang bersabar menunggu selesainya seluruh pentas siswa, walau anaknya sudah selesai menampilkan pertunjukannya.

- Ada yang memahami tidak diserahkannya rapor karena belum selesai acara, sehingga beliau menjadwalkan untuk pengambilan rapor agak siangnya atau hari lain -yang disepakati dengan wali kelas.

- Ada pula yang bereaksi keras karena terburu-buru punya acara lain yang berbenturan dengan acara di tempat lain.

Apresiasi terhadap anak dengan bersabar menyaksikan pertunjukan mereka. Kami menyadari kekurangan kami, namun pada media blogspot ini kami mengajak kepada seluruh orang tua untuk lebih mengedapankan esensi pendidikan. Pendidikan tidak hanya yang menyangkut akademik saja, namun menuangkut pendidikan ketrampilan sosial maupun pendidikan pengelolaan emosional. Semua ini menuju pada pembentukan akhlaqul karimah.

Diharapkan acara serupa di masa datang dapat diselenggarakan lebih baik lagi. Semoga dengan diselenggarakannya acara Ekspresi Siswa ini para siswa dapat lebih mudah lagi mengelola diri serta lebih mudah untuk meningkatkan motivasi belajar. Aamin.

Idul Adha 1429 H - Qurban di Inhar


SMP IT Insan Harapan sejak mulai berdiri pada tahun pelajaran 2004/2005 selalu menyelenggarakan pemotongan hewan qurban di sekolah untuk dibagikan ke masyarakat sekitar yang berhak menerimanya. Jumlah hewan Qurban adalah 2 (dua) ekor sapi dan 7 (tujuh) ekor kambing.


Siswa Inhar yang berjumlah 141 orang menjadikan suasana yang lebih meriah dibandingkan tahun tahun sebelumnya (tahun 1425 H 16 siswa, tahun 1426 H 41 siswa, tahun 1427 54 siswa, tahun 1428 H 91 siswa).


Sebagai penanggung jawab utama Qurban kali ini adalah Bapak Entis Sutisna, Lc yang didukung terutama oleh Bapak Achmad Fauzi, Lc., Bapak Badru Al Munawar Lc., serta Bapak Basuki Rahmat. Tak ketinggalan pula Pak Rudi dan Pak Sidik punya peran cukup penting di berbagai event di Inhar. Yang lebih menarik alumnus Inhar angkatan pertama, ananda Hudzaifah Fawwaz http://nervous-alumnus-inhar.blogspot.com/ hadir membantu meliput membuat dokumentasi foto kegiatan ini.

Sabtu, 29 November 2008

Kompetisi di SMP I Cikal Harapan - Nopember 2008

SMP I Cikal Harapan yang berlokasi di Bumi Serpong Damai menyelenggarakan kompetisi dengan nama SPECH (Spirit of Education at Cikal Harapan).

Dengan persiapan yang singkat, utusan Inhar terdiri atas Faizul Azam kelas VII, Neviera/Neisha kelas VII, Faudi Bagas kelas VII, Priyanka Wisman kelas VII, Muhammad Alfikri kelas VIII, Musa Al-Hakim kelas IX, dan Rahma Lathifahani kelas IX. Tim Inhar didampingi Pak Ugi, Pak Basuki, dan Ibu Rita.

Pertandingan Tenis Meja diikuti Muhammad Alfikri meraih juara ke tiga. Namun sayang, Alfikri tidak hadir pada acara penyerahan piala, sehingga penerimaan diwakili oleh Fathan Afif Arsetya, teman sekelasnya di VIII Mus'ab bin Umair.

Lomba MIPA diikuti Rahma dan Musa. Keduanya memasuki 5 (lima) besar, bersama 3 (tiga) finalis lainnya dengan hasil sebagai berikut :

  1. SMP IT Insan Harapan (skor 43 a/n Rahma)
  2. SMP N 2 Cisauk / Puspiptek (skor 40)
  3. SMP IT Insan Harapan (skor 39 a/n Musa)
  4. SMP N 2 Cisauk / Puspiptek (skor 38)
  5. SMP Az Zahra
Hasil final ternyata di luar dugaan,

  • Juara pertama diraih SMP Negeri 2 Cisauk
  • Juara ke dua diraih SMP IT Insan Harapan a/n Musa Al-Hakim
  • Juara ke tiga diraih SMP Negeri 2 Cisauk










Gambar kiri :
Musa bersama juara pertama dan ke tiga

Gambar kanan :
Musa dengan pialanya didampingi Pak Ugi, serta piala Tenis Meja yang dimenangkan Alfikri (dipegang oleh Ody, Afif, Rafi dan Nanda).

Faudi Bagas atau lebih dikenal dengan Ody, sebagai peserta lomba mendongeng menyampaikan ceritanya dengan semangat dan atraktif. Kalimatnya meluncur dan penuh improvisasi. Walau belum meraih juara, namun usaha Ody sangat bagus. Neisha, Azam, Priyanka juga sudah berusaha dengan baik sekali. Yoku ganbattana... Ody kun, Neisha chan, Azam kun, Yanka chan !


Ket. gambar : Pak Ugi dan teman-teman Ody (gb. kiri) menyaksikan dongeng Ody yang atraktif (gb. kanan).

Hidup ini adalah perjuangan. Perjuangan dalam mengharap ridlo Allah. Lomba adalah wahana untuk menguji diri dalam kesungguhan, kepercayaan diri, kerendahan hati, dan ujian keikhlasan dalam menerima keberhasilan ataupun kegagalan. Insya Allah kita tidak melambung karena pujian (juara), tidak terpuruk karena kegagalan. Semoga kita semua senantiasa dibimbing Allah dalam mengarahkan diri agar hati selalu bening........